Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Yogyakarta, 19 September 2026 — Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia menyelenggarakan Kuliah Perdana Mahasiswa Baru PSPPI UII Tahun Akademik 2026/2027, Sabtu (19/9). Kegiatan berlangsung di Ruang Learning Space 2, Lantai 1, Fakultas Teknologi Industri UII, dan diikuti mahasiswa secara luring maupun daring.
Kuliah perdana menjadi momentum awal bagi mahasiswa baru PSPPI UII untuk mengenal lingkungan akademik, jajaran pimpinan, serta ekosistem pembelajaran dan pengembangan keprofesian yang akan menjadi bagian dari perjalanan pendidikan mereka di UII.
Kegiatan diawali dengan sambutan dari Dekan Fakultas Teknologi Industri UII, Prof. Dr. Sri Kusumadewi, S.Si., M.T. Dalam sambutannya, Dekan menyampaikan ucapan selamat datang dan selamat bergabung kepada mahasiswa baru PSPPI UII.
Pada Tahun Akademik 2026/2027, sebanyak 180 mahasiswa baru bergabung dalam Program Pascasarjana dan Program Profesi Insinyur FTI UII. Sebanyak 44 mahasiswa mengikuti kegiatan secara luring, sementara mahasiswa lainnya mengikuti secara daring.

“Selamat datang dan selamat bergabung dengan perahu besar Fakultas Teknologi Industri,” menjadi salah satu pesan yang disampaikan dalam sambutan Dekan.
Memasuki pendidikan profesi, mahasiswa diharapkan tidak hanya meningkatkan kompetensi dan pengetahuan, tetapi juga mampu mengembangkan pola pikir, kemampuan mengambil keputusan, serta keberanian untuk bertanggung jawab sebagai seorang profesional.
Proses pendidikan tersebut diharapkan dapat membentuk insan yang mampu mengamalkan kompetensi keinsinyurannya dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan bertajuk “Mengenal FTI UII: Struktur Ekosistem Akademik dan Peluang Kolaborasi” yang disampaikan oleh Wakil Dekan Bidang Akademik, Riset, dan Rekognisi FTI UII, Dr. Ir. Muhammad Khafidh, S.T., M.T., IPP.
Dalam sesi tersebut, mahasiswa diperkenalkan dengan berbagai aspek ekosistem akademik FTI UII, termasuk program studi, laboratorium, pusat studi, serta berbagai fasilitas yang mendukung proses pembelajaran, penelitian, dan pengembangan kompetensi.
Mahasiswa PSPPI UII juga mendapatkan gambaran mengenai berbagai peluang untuk mengembangkan pengalaman akademik dan profesional melalui research group, pusat studi, seminar, konferensi, FTI Talks, serta berbagai bentuk kolaborasi akademik dan profesional.
Selain itu, mahasiswa diperkenalkan dengan peluang pengembangan pengalaman internasional, seperti student exchange, sandwich program, international exposure, joint supervision, dan joint publication.
Pesan “Stay Engaged” turut ditekankan kepada mahasiswa agar senantiasa aktif dan terhubung dengan program studi, dosen, kegiatan akademik, kelompok riset, serta berbagai aktivitas pengembangan keprofesian di lingkungan UII.
Kuliah perdana kemudian dilanjutkan dengan sesi siraman rohani yang disampaikan oleh Ustaz Tito Yuwono, S.T., M.Sc., Ph.D.
Dalam sesi tersebut, mahasiswa diajak untuk memaknai perjalanan pendidikan bukan sekadar sebagai proses memperoleh gelar atau pengakuan profesi, tetapi juga sebagai bagian dari ikhtiar dalam menuntut ilmu yang bermanfaat.
Mahasiswa diingatkan mengenai pentingnya menjaga semangat belajar, mengamalkan ilmu yang diperoleh, serta membangun kebiasaan baik secara konsisten.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa perjalanan pendidikan profesi membutuhkan ketekunan, kedisiplinan, konsistensi, dan komitmen. Kompetensi yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan secara bertanggung jawab dalam kehidupan profesional dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.
Salah satu sesi utama dalam Kuliah Perdana PSPPI UII adalah kuliah umum industri dengan tema “From Research to Industrial Impact: Bridging Academia and Industry.”
Sesi tersebut menghadirkan Dr. Muhammad Subhan Iswahyudi, Senior General Manager Telkom Corporate University, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk., sebagai narasumber secara daring melalui Zoom. Sesi dipandu oleh Dr. Ir. Bambang Suratno, S.T., M.T., Ph.D., IPM.
Dalam pemaparannya, Muhammad Subhan menjelaskan perkembangan teknologi digital yang semakin pesat dan dampaknya terhadap dunia industri. Perubahan teknologi mendorong kebutuhan akan sumber daya manusia yang mampu beradaptasi, berinovasi, serta menghubungkan pengetahuan akademik dengan kebutuhan nyata di dunia industri.
Ia juga memperkenalkan Telkom Corporate University (Telkom CorpU) yang mengintegrasikan aspek Learning, Research, dan Innovation sebagai bagian dari pengembangan talenta dan transformasi Telkom Group.
Pada aspek Learning, pengembangan talenta dilakukan melalui pendekatan Dynamic Curriculum yang memadukan Formal Learning, Social Learning, dan Experiential Learning. Pendekatan tersebut menjadi salah satu upaya membangun proses pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan industri.
Bagi mahasiswa PSPPI UII, perspektif tersebut menjadi relevan dalam mempersiapkan diri sebagai profesional yang mampu menjembatani kompetensi keinsinyuran dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia industri.
Peran AI dalam Dunia Akademik dan Keinsinyuran
Rangkaian kuliah umum dilanjutkan dengan sesi yang menghadirkan Mukhammad Andri Setiawan, S.T., M.Sc., Ph.D., dengan tema “From Research Assistant to Research Agent: The Emerging Role of Agentic AI in Academia.”
Dalam pemaparannya, Mukhammad Andri Setiawan membahas perkembangan Artificial Intelligence (AI) dan kemunculan AI agent yang semakin mampu membantu manusia dalam menjalankan berbagai pekerjaan, termasuk dalam bidang akademik dan penelitian.
Di tengah semakin luasnya pemanfaatan AI, mahasiswa diingatkan untuk tetap bersikap kritis dalam menggunakan teknologi. Prinsip “Do Not Trust AI” menjadi salah satu pesan penting bahwa hasil yang diberikan AI tetap perlu diperiksa, diverifikasi, dan dikonsolidasikan oleh manusia.
Konsep Human in the Loop juga menjadi bagian penting dalam pembahasan. Manusia tetap memiliki peran dalam mengawasi, memeriksa, melakukan intervensi, serta memastikan teknologi digunakan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.
Dengan demikian, AI dapat dimanfaatkan sebagai alat bantu untuk meningkatkan efektivitas pekerjaan, sementara keputusan dan kontrol tetap berada pada manusia. Bagi mahasiswa PSPPI UII, pemanfaatan AI secara kritis dan bertanggung jawab menjadi bagian penting dalam menghadapi perkembangan teknologi di dunia keinsinyuran.
Langkah Awal Menjadi Insinyur Profesional
Rangkaian Kuliah Perdana Mahasiswa Baru PSPPI UII Tahun Akademik 2026/2027 memberikan gambaran kepada mahasiswa mengenai perjalanan pendidikan dan pengembangan profesional yang akan mereka tempuh di UII.
Berbagai materi yang disampaikan menjadi bekal awal bagi mahasiswa untuk memahami pentingnya keterlibatan aktif dalam ekosistem akademik, pengembangan kompetensi, riset, kolaborasi, serta kesiapan menghadapi perkembangan teknologi dan kebutuhan industri.
Melalui pendidikan profesi insinyur, mahasiswa PSPPI UII diharapkan tidak hanya memiliki kompetensi profesional, tetapi juga mampu menerapkan keilmuan dan keinsinyuran secara bertanggung jawab serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan dunia profesional.
Kuliah perdana ini menjadi langkah awal bagi mahasiswa baru PSPPI UII untuk memulai perjalanan sebagai calon insinyur profesional dengan semangat belajar, keterbukaan terhadap kolaborasi, integritas, serta kesiapan menghadapi tantangan dunia keinsinyuran yang terus berkembang.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.