Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Yogyakarta Program Studi Program Profesi Insinyur Universitas Islam Indonesia kembali mencatatkan kisah inspiratif melalui salah satu lulusannya. Hendrix Kusuma Wardani, S.T. (NIM 25533011) menjadi lulusan paling junior PSPPI UII pada periode wisuda Angkatan 1 Tahun Akademik 2025/2026 kali ini.

Berkarya di PT. Dahana, beliau menunjukkan bahwa usia muda bukanlah penghalang untuk terus meningkatkan kompetensi dan profesionalisme. Dengan semangat belajar yang tinggi, ia berhasil menyelesaikan pendidikan profesi insinyur sebagai bekal untuk menghadapi tantangan dunia keteknikan yang semakin dinamis.

Seluruh sivitas akademika PSPPI UII mengucapkan selamat dan sukses kepada Hendrix Kusuma Wardani, S.T. atas capaian yang membanggakan ini. Semoga gelar Insinyur yang telah diraih menjadi amanah untuk terus berkarya, berinovasi, serta memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan industri, masyarakat, dan bangsa.

Pencapaian ini juga menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia. Menjadi seorang insinyur bukan hanya tentang memperoleh gelar, tetapi juga tentang membangun integritas, mengembangkan kompetensi, serta menghadirkan solusi yang berdampak bagi kehidupan.

Kepada para mahasiswa dan calon insinyur muda, jangan pernah ragu untuk terus belajar, mengasah kemampuan, dan berani mengambil tantangan. Masa depan dunia rekayasa membutuhkan insan-insan profesional yang tidak hanya unggul dalam keilmuan, tetapi juga memiliki etika, tanggung jawab, dan semangat pengabdian.

Semoga langkah awal sebagai salah satu insinyur muda lulusan PSPPI UII menjadi awal perjalanan panjang dalam menghadirkan karya-karya terbaik bagi Indonesia.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

YogyakartaPelantikan dan Pengambilan Sumpah Profesi Insinyur Program Studi Program Profesi Insinyur  Universitas Islam Indonesia Angkatan 1 Tahun Akademik 2025/2026 menghadirkan kisah inspiratif melalui sosok Sukamto, S.T., yang dinobatkan sebagai lulusan paling senior pada angkatan ini.

Beliau merupakan tenaga kependidikan yang mengabdikan diri di Laboratorium Jalan Raya, Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan  Universitas Islam Indonesia. Keberhasilannya menyelesaikan pendidikan profesi insinyur menjadi bukti bahwa semangat untuk terus belajar, meningkatkan kompetensi, dan mengembangkan diri tidak pernah dibatasi oleh usia.

Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah profesi menjadi momentum penting yang menandai komitmen setiap insinyur untuk menjunjung tinggi etika profesi, integritas, serta tanggung jawab dalam menjalankan praktik keinsinyuran. Nilai-nilai tersebut menjadi bekal utama dalam menghadirkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Pencapaian beliau diharapkan menjadi inspirasi bagi sivitas akademika UII maupun masyarakat luas bahwa belajar adalah proses sepanjang hayat. Dengan tekad, kerja keras, dan semangat yang konsisten, setiap orang memiliki kesempatan untuk terus berkembang dan memberikan kontribusi terbaik sesuai bidang keahliannya.

Selamat dan Sukses!

Keluarga besar Program Studi Program Profesi Insinyur  Universitas Islam Indonesia mengucapkan selamat kepada Sukamto, S.T. atas pencapaiannya.

Semoga gelar profesi yang telah diraih menjadi amanah untuk terus berkarya, menginspirasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan dunia keinsinyuran.

“Belajar tidak mengenal usia, mengabdi tidak mengenal batas. Teruslah menjadi inspirasi dengan semangat belajar sepanjang hayat dan dedikasi untuk kemajuan bangsa.”

 

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Yogyakarta – Prestasi membanggakan mewarnai prosesi Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Profesi Insinyur Program Studi Program Profesi Insinyur (PSPPI) Universitas Islam Indonesia (UII). Dua lulusan, Aziz Noor, S.T. dan Miftahul Fauziah, S.T., M.T., Ph.D., berhasil meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sempurna 4,00, sebuah capaian akademik yang menjadi bukti dedikasi, kerja keras, dan komitmen terhadap keunggulan dalam pendidikan profesi insinyur.

Segenap keluarga besar PSPPI Universitas Islam Indonesia mengucapkan selamat dan sukses kepada Aziz Noor, S.T. dan Miftahul Fauziah, S.T., M.T., Ph.D., atas pencapaian luar biasa tersebut. Semoga prestasi yang diraih menjadi inspirasi bagi para calon insinyur lainnya serta menjadi bekal untuk terus berkarya, berinovasi, dan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan dunia keinsinyuran.

Prestasi tersebut mendapat apresiasi khusus dalam rangkaian prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat. Capaian tersebut menjadi inspirasi sekaligus motivasi bagi seluruh lulusan untuk terus mengembangkan kompetensi profesional dan menjunjung tinggi integritas sebagai seorang insinyur.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, dan Kewirausahaan UII, Prof. Ir. Eko Siswoyo, S.T., M.Sc.ES., Ph.D., IPU, menegaskan bahwa pengambilan sumpah profesi bukan sekadar seremoni akademik, melainkan peneguhan amanah untuk mengabdikan kompetensi, integritas, dan tanggung jawab demi kemaslahatan masyarakat. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para lulusan berprestasi yang berhasil menunjukkan capaian akademik terbaik selama menempuh pendidikan profesi insinyur.

Keberhasilan Aziz Noor, S.T. dan Miftahul Fauziah, S.T., M.T., Ph.D. memperoleh IPK 4,00 mencerminkan kualitas lulusan PSPPI UII yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap mengemban tanggung jawab profesi sesuai standar keinsinyuran nasional dan global. Prestasi ini diharapkan menjadi pemacu semangat bagi lulusan lainnya untuk terus meningkatkan kompetensi, berinovasi, serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa melalui praktik keinsinyuran yang profesional dan beretika.

Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Profesi Insinyur angkatan perdana PSPPI UII menjadi tonggak penting dalam perjalanan program studi tersebut. Selain meluluskan puluhan insinyur profesional, momen ini juga menegaskan komitmen UII dalam menghasilkan sumber daya manusia yang unggul, berintegritas, dan mampu menghadirkan solusi inovatif bagi berbagai tantangan pembangunan di masa depan.

Selamat dan sukses kepada seluruh Insinyur baru PSPPI UII. Semoga senantiasa mengemban amanah profesi dengan menjunjung tinggi etika, profesionalisme, serta terus memberikan karya dan inovasi terbaik demi kemajuan bangsa dan kesejahteraan masyarakat.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

YogyakartaKetua Program Studi Program Profesi Insinyur – Universitas Islam Indonesia, Ir. Risdiyono, S.T., M.Eng., Ph.D., IPM., menyampaikan laporan pelaksanaan program studi dalam rangkaian Pelantikan dan Sumpah Profesi Insinyur Angkatan Pertama yang diselenggarakan pada Minggu (28/6/2026). Dalam laporannya, ia memaparkan perkembangan penyelenggaraan PSPPI UII sekaligus berbagai capaian akademik dan kompetensi yang berhasil diraih oleh angkatan pertama.

Risdiyono menjelaskan bahwa PSPPI UII telah memperoleh izin penyelenggaraan berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 295/D/O/2025 serta meraih akreditasi Baik dari Lembaga Akreditasi Mandiri Teknik (LAM Teknik). Penyelenggaraan program didukung oleh dosen tetap dan praktisi industri yang berpengalaman sehingga mampu menghadirkan proses pembelajaran yang selaras dengan kebutuhan dunia profesi.

Pada angkatan pertama, PSPPI UII meluluskan 88 insinyur yang telah memenuhi seluruh capaian pembelajaran dan kompetensi sesuai standar pendidikan profesi insinyur. Para lulusan berasal dari berbagai disiplin ilmu keteknikan dan siap mengabdikan keahliannya melalui praktik keinsinyuran yang profesional, berintegritas, serta berlandaskan kode etik profesi.

Dari sisi prestasi akademik, Aziz Noor, S.T., IPP. dan Miftahul Fauziah, S.T., M.T., Ph.D., berhasil meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 4,00, menjadikan keduanya sebagai lulusan dengan capaian akademik tertinggi pada angkatan pertama. Selain itu, apresiasi juga diberikan kepada Sukamto, S.T. sebagai lulusan paling senior dan Hendrik Krisna Wardani, S.T. sebagai lulusan paling junior. Penghargaan tersebut mencerminkan semangat belajar sepanjang hayat yang menjadi salah satu karakter penting seorang insinyur profesional.

Tidak hanya unggul secara akademik, para lulusan juga dibekali kompetensi tambahan melalui sertifikasi internasional. Sejumlah lulusan juga berhasil memperoleh TRIZ Practitioner Level 1, sertifikasi yang berfokus pada penguasaan metode Theory of Inventive Problem Solving (TRIZ) untuk menghasilkan solusi inovatif terhadap berbagai permasalahan di bidang rekayasa dan industri. Sertifikasi ini menjadi nilai tambah yang memperkuat daya saing lulusan di tingkat nasional maupun global.

Dalam kesempatan tersebut, Risdiyono menegaskan bahwa PSPPI UII berkomitmen menghasilkan insinyur profesional yang tidak hanya memiliki kompetensi teknis, tetapi juga menjunjung tinggi etika profesi, integritas, serta tanggung jawab sosial. Melalui kurikulum yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan industri, PSPPI UII terus berupaya mencetak lulusan yang mampu memberikan solusi inovatif bagi pembangunan bangsa.

Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Profesi Insinyur Angkatan Pertama menjadi tonggak penting bagi PSPPI UII dalam mewujudkan misinya sebagai penyelenggara pendidikan profesi yang unggul. Dengan semangat “Melangkah dengan Ilmu, Mengabdi dengan Profesi,” para lulusan diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu pengetahuan, teknologi, dan nilai-nilai profesionalisme untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, dunia industri, dan kemajuan Indonesia.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.