Ketua PSPPI UII Sampaikan Laporan Program Studi pada Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Profesi Insinyur
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Yogyakarta – Ketua Program Studi Program Profesi Insinyur – Universitas Islam Indonesia, Ir. Risdiyono, S.T., M.Eng., Ph.D., IPM., menyampaikan laporan pelaksanaan program studi dalam rangkaian Pelantikan dan Sumpah Profesi Insinyur Angkatan Pertama yang diselenggarakan pada Minggu (28/6/2026). Dalam laporannya, ia memaparkan perkembangan penyelenggaraan PSPPI UII sekaligus berbagai capaian akademik dan kompetensi yang berhasil diraih oleh angkatan pertama.
Risdiyono menjelaskan bahwa PSPPI UII telah memperoleh izin penyelenggaraan berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 295/D/O/2025 serta meraih akreditasi Baik dari Lembaga Akreditasi Mandiri Teknik (LAM Teknik). Penyelenggaraan program didukung oleh dosen tetap dan praktisi industri yang berpengalaman sehingga mampu menghadirkan proses pembelajaran yang selaras dengan kebutuhan dunia profesi.

Pada angkatan pertama, PSPPI UII meluluskan 88 insinyur yang telah memenuhi seluruh capaian pembelajaran dan kompetensi sesuai standar pendidikan profesi insinyur. Para lulusan berasal dari berbagai disiplin ilmu keteknikan dan siap mengabdikan keahliannya melalui praktik keinsinyuran yang profesional, berintegritas, serta berlandaskan kode etik profesi.
Dari sisi prestasi akademik, Aziz Noor, S.T., IPP. dan Miftahul Fauziah, S.T., M.T., Ph.D., berhasil meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 4,00, menjadikan keduanya sebagai lulusan dengan capaian akademik tertinggi pada angkatan pertama. Selain itu, apresiasi juga diberikan kepada Sukamto, S.T. sebagai lulusan paling senior dan Hendrik Krisna Wardani, S.T. sebagai lulusan paling junior. Penghargaan tersebut mencerminkan semangat belajar sepanjang hayat yang menjadi salah satu karakter penting seorang insinyur profesional.
Tidak hanya unggul secara akademik, para lulusan juga dibekali kompetensi tambahan melalui sertifikasi internasional. Sejumlah lulusan juga berhasil memperoleh TRIZ Practitioner Level 1, sertifikasi yang berfokus pada penguasaan metode Theory of Inventive Problem Solving (TRIZ) untuk menghasilkan solusi inovatif terhadap berbagai permasalahan di bidang rekayasa dan industri. Sertifikasi ini menjadi nilai tambah yang memperkuat daya saing lulusan di tingkat nasional maupun global.
Dalam kesempatan tersebut, Risdiyono menegaskan bahwa PSPPI UII berkomitmen menghasilkan insinyur profesional yang tidak hanya memiliki kompetensi teknis, tetapi juga menjunjung tinggi etika profesi, integritas, serta tanggung jawab sosial. Melalui kurikulum yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan industri, PSPPI UII terus berupaya mencetak lulusan yang mampu memberikan solusi inovatif bagi pembangunan bangsa.
Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Profesi Insinyur Angkatan Pertama menjadi tonggak penting bagi PSPPI UII dalam mewujudkan misinya sebagai penyelenggara pendidikan profesi yang unggul. Dengan semangat “Melangkah dengan Ilmu, Mengabdi dengan Profesi,” para lulusan diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu pengetahuan, teknologi, dan nilai-nilai profesionalisme untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, dunia industri, dan kemajuan Indonesia.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.














Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!